KKN Rekognisi MBKM Fakultas Psikologi UNS Kenalkan Kesiapan Kerja dan Adaptabilitas Karier kepada Siswa SMK Batik 2 Surakarta

Surakarta — Tim Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Sebelas Maret (FaPsi – UNS) yang beranggotakan Aghniya Cholisah Afiffah, Agilita Emanuela Bisay, Aprilia Pascharani Sondang, dan Aqila Zahra Ervina, melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi MBKM di SMK Batik 2 Surakarta dengan mengusung tema Kesiapan Kerja dan Adaptabilitas Karir di Era Disrupsi Teknologi. Program ini berlangsung selama bulan Oktober 2025 menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam membantu siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja yang semakin dinamis akibat kemajuan teknologi. Kegiatan ini dibimbing langsung oleh dosen Fakultas Psikologi UNS, Pratista Arya Satwika, S.Psi., M.Psi.

Perkembangan teknologi yang pesat di era Revolusi Industri 4.0 telah membawa dampak besar terhadap dunia kerja. Banyak jenis pekerjaan berubah atau bahkan hilang, sementara kompetensi baru terus bermunculan. Kondisi ini menuntut para lulusan SMK tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan adaptasi yang tinggi serta kesiapan mental dan sosial agar mampu bersaing di tengah perubahan industri yang cepat. Berdasarkan hasil asesmen kebutuhan yang dilakukan tim mahasiswa bersama pihak sekolah, ditemukan bahwa sebagian siswa masih kurang memahami tuntutan dunia kerja modern, belum percaya diri dalam menghadapi wawancara, dan belum memahami strategi membuat CV yang sesuai dengan sistem digital rekrutmen.

Menanggapi kebutuhan tersebut, tim KKN Rekognisi MBKM Fakultas Psikologi UNS kemudian merancang serangkaian kegiatan interaktif yang terdiri dari empat topik utama, yakni Kesiapan Kerja, Pembuatan CV ATS-Friendly, Wawancara Kerja, dan Adaptabilitas Karir di Era Disrupsi Teknologi. Kegiatan ini menyasar siswa kelas XI dari jurusan Akuntansi dan Pemasaran. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga melibatkan peserta melalui diskusi kelompok, permainan interaktif (ice breaking), serta perkenalan wawancara kerja yang dirancang menyerupai situasi nyata. Pendekatan ini bertujuan untuk menumbuhkan partisipasi aktif siswa agar proses pembelajaran menjadi menyenangkan, mudah dipahami, dan berdampak langsung. 

Selama kegiatan berlangsung, antusiasme siswa tampak sangat tinggi. Mereka aktif bertanya, menanggapi materi, serta mencoba menyusun Curriculum Vitae (CV) versi mereka sendiri dengan bimbingan dari mahasiswa. Dalam sesi wawancara kerja, para siswa juga berlatih menjawab pertanyaan dengan percaya diri, menjaga gestur tubuh, serta menerapkan etika komunikasi profesional. Melalui kegiatan ini, siswa mendapatkan pengalaman langsung yang bermanfaat dalam mengenali potensi diri dan mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja setelah lulus.

Melalui program ini, kami ingin membantu siswa SMK memahami bahwa kesiapan kerja bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga kesiapan mental dan sosial. Di era disrupsi teknologi, adaptabilitas menjadi kunci agar generasi muda tidak mudah tergantikan oleh perubahan sistem kerja. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah, Budiarsih, S.Pd., M.E. selaku Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum dan siswa SMK Batik 2 Surakarta menilai program KKN Rekognisi MBKM ini sangat relevan dengan kebutuhan siswa, terutama menjelang masa praktik kerja industri dan persiapan menuju dunia kerja. Pihak sekolah mengapresiasi metode penyampaian yang interaktif dan menyenangkan karena mampu membuat siswa lebih memahami pentingnya kesiapan diri dan fleksibilitas dalam menghadapi perubahan teknologi.

Melalui pelaksanaan program KKN Rekognisi MBKM ini, diharapkan siswa SMK Batik 2 Surakarta mampu mengembangkan kesiapan kerja yang lebih matang, baik dari sisi keterampilan teknis maupun kesiapan psikologis. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kerjasama antara Universitas Sebelas Maret dan SMK Batik 2 Surakarta. Kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi siswa, tetapi juga bagi mahasiswa sebagai calon profesional yang siap berkontribusi di masyarakat melalui penerapan ilmu psikologi secara nyata.

 Editor : Tim Humas Fakultas Psikologi UNS

Bagikan:

Facebook
X
LinkedIn
WhatsApp

Berita Terkait