Mahasiswa KKN Psikologi UNS Gelar Adaptability Competency Training untuk Perkuat Kemampuan Adaptif Mitra Anjem UNS serta Dukung Pencapaian SDGs

Surakarta – Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Sebelas Maret (UNS) melaksanakan program Adaptability Competency Training sebagai upaya mengembangkan kemampuan adaptasi dan performa kerja mitra Antar Jemput (Anjem) UNS. Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) melalui rekognisi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Riset yang dilaksanakan pada tanggal 3 dan 17 Oktober 2026 di Gedung D, Fakultas Psikologi UNS.

Program yang dibimbing oleh Dr. Aditya Nanda Priyatama, S.Psi., M.Si. ini dilatarbelakangi oleh tantangan yang dihadapi pekerja dalam sistem gig economy, yaitu sistem kerja fleksibel dan berbasis permintaan. Kebutuhan program ini juga berangkat dari hasil need assessment yang dilakukan oleh tim melalui wawancara dengan founder, admin, tim media sosial, serta perwakilan Mitra Anjem UNS. Salah satu temuan yang diperoleh adalah ditemukannya mitra yang keluar tanpa alasan yang jelas dengan masa waktu kerja cukup singkat. Selain itu, penyelesaian masalah dalam komunitas dinilai belum terstruktur secara sistematis. Temuan tersebut menjadi dasar bagi tim untuk merancang Adaptability Competency Training yang berfokus pada penguatan kemampuan mitra dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, tekanan pekerjaan, serta penyelesaian masalah. Melalui program ini, mahasiswa berupaya memberikan pembekalan psikologis yang relevan dengan kebutuhan agar mitra dapat mengembangkan strategi adaptasi yang lebih efektif pada saat bekerja.

Program dilaksanakan melalui pendekatan experiential learning yang menggabungkan antara pemaparan materi, diskusi interaktif, permainan edukatif, pengisian worksheet, serta focus group discussion (FGD) berbasis studi kasus. Materi yang diberikan mencakup pengenalan gig economy serta gig worker, konsep adaptive performance, dan penerapan kemampuan adaptif dalam menghadapi beragam situasi kerja. Peserta juga diajak untuk mengidentifikasi permasalahan serta mendiskusikan alternatif solusi berdasarkan pengalaman sebagai mitra Anjem UNS.

Berdasarkan pengukuran awal kemampuan adaptif 45 mitra Anjem UNS, 53.33% mitra berada dalam kategori tinggi, 28.89% dalam kategori sangat tinggi, dan 17,78% dalam kategori cukup. Evaluasi pemahaman kognitif pada peserta yang mengikuti pelatihan juga menunjukkan adanya kenaikan skor rata-rata dari 75,6 menjadi 83,1. Temuan ini memberikan gambaran awal bahwa sebagian besar mitra telah memiliki kemampuan adaptif yang baik, sekaligus menjadi dasar untuk memperkuat keterampilan adaptif melalui kegiatan pelatihan.

Selain berorientasi pada pengembangan kapasitas individu, program ini turut mendukung upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Khususnya pada SDGs poin 1, 4, dan 8. Upaya pencapaian SDGs poin 1 terlihat pada penguatan kapasitas mitra dalam menghadapi dinamika pekerjaan yang diharapkan dapat mendukung keberlangsungan aktivitas kerja dan membantu mitra mengelola tantangan dalam memperoleh penghasilan. Upaya pencapaian SDGs poin 4 diwujudkan melalui kesempatan belajar yang diberikan kepada mitra melalui pendidikan non formal yang aplikatif. Materi pelatihan, diskusi kelompok, serta latihan pemecahan masalah menjadi sarana untuk peserta agar dapat mengembangkan pengetahuan serta keterampilan yang dapat diterapkan dalam aspek akademik maupun profesional. Program ini juga mengembangkan kemampuan mengelola tekanan dan kemampuan membangun hubungan interpersonal mitra yang diharapkan mampu membantu mitra dalam menjalankan pekerjaan sehingga mendukung keberlangsungan aktivitas ekonomi yang menjadi salah satu upaya pencapaian SDGs poin 8.

Melalui Adaptability Competency Training, tim berharap program pengembangan kemampuan adaptif dapat menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kapasitas pekerja muda, memperluas akses pembelajaran, serta mendukung terciptanya aktivitas kerja yang lebih produktif. Inisiatif ini sekaligus dapat menjadi wujud kontribusi dalam mendukung upaya pencapaian SDGs.

Oleh:

  1. Faishal Ruby Musthafa
  2. Syafira Nur Rosyida
  3. Anisa Setyaningrum
  4. Titania Jihan Zahraningrum

Bagikan:

Facebook
X
LinkedIn
WhatsApp

Berita Terkait