Kelompok mahasiswa KKN MBKM Riset Fakultas Psikologi Universitas Sebelas Maret (FaPsi UNS) yang beranggotakan Febrina Silvi Margareth, Hanifah Azmi Nur Annisa, Haniffah Dwi Oktaviana, dan Tsabita Bella Shahwah dibimbing langsung oleh dosen Fakultas Psikologi, Prof. Dr. Purwati, M.S., Kons. telah melaksanakan kegiatan konseling kelompok untuk membekali siswa-siswi SMAN 1 Surakarta dengan pemahaman terkait bullying teknik kontrol diri dan kematangan emosi sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Nyata. Program yang dilaksanakan di SMAN 1 Surakarta diikuti oleh seluruh siswa kelas XI IPS dan berlangsung pada bulan September hingga Oktober tahun 2025.

Program yang berlangsung selama 3 minggu ini dirancang untuk menjawab akar permasalahan terkait dengan perilaku bullying baik sebagai upaya mengatasi maupun pencegahannya dalam lingkungan sekolah. Kasus bullying yang masih ditemukan dalam lingkungan sekolah dapat berdampak pada kesehatan mental serta hubungan sosial siswa. Salah satu faktor yang memengaruhi munculnya perilaku bullying adalah kurangnya pemahaman dan kemampuan siswa terkait kontrol diri dan pengelolaan emosi. Melalui kegiatan KKN dan program konseling kelompok ini berupaya untuk memberikan edukasi dan peningkatan pemahaman mengenai kontrol diri dan kematangan emosi dalam upaya mencegah dan mengurangi kecenderungan perilaku bullying.
Program konseling kelompok berlangsung selama 1 jam pelajaran atau 45 menit dengan tujuan meningkatkan pemahaman kontrol diri dan kematangan emosi bagi siswa kelas XI IPS SMAN 1 Surakarta. Kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu mengurangi kecenderungan perilaku bullying di sekolah dan menjadi referensi program intervensi psikologis yang dapat diterapkan oleh pihak sekolah secara berkelanjutan dalam penanganan masalah sosial-emosional siswa.
Persiapan sistematis dan terstruktur dilakukan sebelum inti program berlangsung, kelompok mempersiapkan seluruh keperluan administrasi, perizinan, hingga pembuatan modul serta materi yang disampaikan selama program konseling kelompok berlangsung. Selama 3 minggu berlangsung konseling kelompok berfokus pada penanaman pemahaman, pelatihan langsung pengenalan emosi dan kontrol diri hingga pengerjaan lembar tugas sebagai upaya mengenali emosi yang dirasakan sehari-harinya. Inti dari program KKN ini difokuskan pada pelatihan langsung, di mana siswa diajak untuk memahami akar masalah dari perundungan yaitu kontrol diri dan kematangan emosi, serta bagaimana mereka mengelola emosi. Selain itu para siswa diperkenalkan dengan teknik “Analisis ABC” untuk mengurai pemicu emosi negatif, serta melatih sikap asertif untuk melatih kemampuan mengelola pikiran dan bersikap tegas dengan sikap positif.

Hasil rata-rata post-test pengukuran pemahaman siswa menunjukkan skor 75,2 dimana angka ini meningkat sebanyak 19,7 poin dari skor pre-test yang menunjukkan skor 55,5. Angka tersebut menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman terkait kontrol diri dan kematangan emosi oleh siswa kelas XI IPS SMAN 1 Surakarta. Selama konseling kelompok berlangsung siswa juga menyatakan bahwa mereka dapat lebih mampu mengenali emosi yang dirasakan dan menentukan sikap akan emosi tersebut. Keberhasilan program yang ditandai dengan peningkatan skor pemahaman siswa ini diharapkan dapat menjadi model berkelanjutan bagi sekolah dalam menangani masalah bullying dan membekali siswa dengan keterampilan sosial-emosional yang krusial.

Editor : Tim Humas Fakultas Psikologi UNS


