Surakarta, 19 Mei 2026 – Fakultas Psikologi (FaPsi) dan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sebelas Maret (UNS) sukses menyelenggarakan Seminar Bahasa Mandarin dan Budaya bertajuk “Bridging Cultures, Nurturing Minds: International Experiences in Chinese-Speaking Context” yang berlangsung di Ruang Seminar Gedung 1 Suharno, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret. Seminar ini menjadi ruang dialog akademik lintas disiplin yang mempertemukan perspektif budaya, bahasa, dan psikologi dalam konteks masyarakat berbahasa Mandarin.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Hibah EQUITY Skema Visiting (Inviting) Top Professor UNS-LPDP yang diberikan kepada Fakultas Psikologi Universitas Sebelas Maret sebagai upaya memperkuat jejaring akademik internasional, meningkatkan kolaborasi riset, serta menghadirkan perspektif global dalam pengembangan pendidikan tinggi di lingkungan universitas. Secara khusus, kegiatan yang dihadiri sekitar 100 peserta ini juga sebagai komitmen UNS mewujudkan SDG 4 dalam menyediakan pendidikan yang berkualitas dengan menghadirkan narasumber ahli di bidangnya.

Kegiatan dibuka dengan paparan dari Claudia Sekar Nareswari, mahasiswa Fakultas Psikologi UNS yang menerima UNS Global Challenge 2026 Award, yang membawakan materi berjudul “Ritual Healing & Mental Health in Chinese Communities in Singapore”. Dalam presentasinya, Claudia membagikan pengalaman akademik internasionalnya di Nanyang Technological University serta hasil observasinya mengenai praktik ritual healing dalam komunitas Tionghoa di Singapura dan kaitannya dengan kesehatan mental.
Sesi berikutnya disampaikan oleh Dian Prasetyo Adi, Ph.D., dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret, dengan topik “Code Switching dan Proses Kognitif Bilingual”. Materi ini mengulas bagaimana individu bilingual memproses dua bahasa secara simultan, termasuk fenomena code-switching yang kerap terjadi dalam komunikasi sehari-hari serta implikasinya terhadap fleksibilitas kognitif.
Sebagai pembicara utama, seminar menghadirkan Professor Brian J. Hall, akademisi dari New York University – Shanghai Campus. Dalam sesinya, Prof. Hall berbagi pengalaman hidup dan perjalanan akademiknya selama tinggal di Tiongkok, sekaligus memaparkan sejumlah riset yang sedang dan telah dia lakukan terkait isu-isu global dalam konteks masyarakat Tionghoa.
Acara dipandu oleh Quinta Avenida, MTCSOL, yang juga dosen program Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok. Beliau berperan sebagai moderator dan berhasil menciptakan suasana seminar yang interaktif serta dinamis. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi aktif yang berlangsung sepanjang kegiatan, menunjukkan tingginya minat terhadap isu bahasa, budaya, dan pengalaman internasional.

Melalui seminar ini, Fakultas Psikologi dan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret berharap dapat terus mendorong kolaborasi lintas disiplin, memperluas wawasan akademik mahasiswa dan sivitas akademika, serta memperkuat posisi universitas dalam jejaring akademik global, khususnya dalam kajian psikologi budaya dan masyarakat berbahasa Mandarin.
Editor : Tim Humas Fakultas Psikologi UNS