
KUPANG, NTT – Dalam upaya nyata meningkatkan semangat literasi dan menekan angka putus sekolah di wilayah pelosok, sebuah kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah sukses diselenggarakan di Kecamatan Amfoang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur pada Kamis, 16 April 2026. Kegiatan ini menghadirkan dua akademisi berprestasi sebagai pembicara utama, yaitu Dr. Phil. Ayu Okvitawanli, BCogSc., MSc., dosen dari Fakultas Psikologi Universitas Sebelas Maret (FaPsi – UNS), dan Dr. Ir. Grandprix TM Kadja, M.Si., dosen dari Institut Teknologi Bandung (ITB).
Sinergi Menuju Pendidikan yang Lebih Baik
Rangkaian kegiatan yang berpusat di Amfoang Tengah ini dihadiri oleh lebih dari seratus siswa-siswi dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Kehadiran para akademisi lintas disiplin ilmu ini bertujuan untuk memberikan perspektif baru dan motivasi bagi para pelajar di kawasan tersebut agar memiliki cita-cita yang tinggi meskipun berada jauh dari pusat kota.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran aparatur daerah dan tokoh pendidikan setempat, di antaranya Camat Amfoang Tengah, Kepala Sekolah SMA1 Amfoang Tengah, perwakilan dari Badan Akreditasi Sekolah, Lurah, serta perwakilan dari kepolisian setempat. Dalam pemaparannya, Dr. Phil. Ayu Okvitawanli memberikan sentuhan psikologis mengenai pentingnya ketahanan mental dan impian, sementara Dr. Ir. Grandprix Kadja membagikan pengalaman prestisiusnya untuk memicu semangat juang para siswa dalam menuntut ilmu.

Respons Antusias dari Siswa
Kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapatkan apresiasi yang luar biasa. Para siswa tampak bersemangat mengikuti sesi tanya jawab. Suasana penuh tawa namun sarat makna ini diharapkan menjadi titik balik bagi para pelajar di Amfoang Tengah. Camat Amfoang Tengah dalam sambutannya menyatakan bahwa kehadiran para akademisi ini merupakan sebuah kehormatan besar. Ia berharap pesan-pesan yang disampaikan dapat langsung menyentuh akar permasalahan yang selama ini menjadi tantangan di wilayahnya, yaitu tingginya angka membolos dan risiko putus sekolah.

Tindak Lanjut: Mentoring One-on-One
Program ini tidak berhenti pada pemaparan motivasi belaka. Sebagai langkah konkret pasca-kegiatan, akan dilaksanakan program mentoring berkelanjutan secara one-on-one.
Nantinya, para siswa-siswi di Amfoang akan dipasangkan dengan mahasiswa-mahasiswi dari mata kuliah Psikologi dan Budaya, Fakultas Psikologi UNS. Melalui pendampingan ini, para siswa dapat berkonsultasi secara personal mengenai masalah akademik maupun motivasi diri dengan bimbingan mahasiswa yang diawasi langsung oleh tim dosen.
“Rangkaian kegiatan ini adalah bentuk kontribusi kami sebagai akademisi. Kami berharap dengan adanya sentuhan motivasi dan pendampingan berkelanjutan, permasalahan membolos dan putus sekolah di Kawasan Amfoang Tengah dapat teratasi secara perlahan,” ujar Dr. Ayu Okvitawanli.
Dengan adanya kolaborasi antara UNS dan ITB ini, diharapkan cahaya pendidikan di perbatasan NTT semakin terang, melahirkan generasi muda yang tangguh dan siap membangun daerahnya di masa depan.
Editor : Tim Humas Fakultas Psikologi UNS


