Pelatihan Learning Agility pada Siswa Kelas XI SMKN 1 Surakarta sebagai Upaya Meningkatkan Kesiapan Kerja

Surakarta — Perkembangan dinamika dunia kerja di era revolusi industri 4.0 hingga 5.0 mendorong tuntutan kompetensi dalam bekerja menjadi semakin kompleks. Kebutuhan kompetensi di lingkungan industri kini tidak hanya terpaku pada keterampilan teknis, melainkan juga mencakup keterampilan lainnya, seperti kemampuan beradaptasi, fleksibilitas berpikir, daya tahan psikologis, serta pemahaman individu terhadap arah dan tujuan karirnya. Lingkungan kerja yang semakin menuntut membuat institusi pendidikan pun harus turut menyesuaikan. Arus digitalisasi dan transformasi dunia kerja yang semakin pesat, kesiapan kerja menjadi isu sentral yang perlu ditanamkan mulai dari jenjang pendidikan menengah, khususnya dalam pendidikan vokasional. Sekolah kini tidak hanya berperan sebagai sarana untuk menuntut ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai sarana dalam membentuk kesiapan mental, karakter, hingga kompetensi peserta didik untuk mempersiapkan sumber daya yang siap kerja dan kompeten.

Pelatihan yang dilakukan oleh kelompok mahasiswa MBKM Riset Fakultas Psikologi UNS yang beranggotakan Ani Nikmah Karunia, Annisa Firdausy, Jessyca Zalianti, dan Natasya Maylia Yunita Sari mengusung judul “Future Ready dengan Learning Agility”. Pelatihan ini dilaksanakan pada 16 Oktober 2025 di SMKN 1 Surakarta sebagai bentuk pengabdian masyarakat yang menjadi salah satu syarat rekognisi mata kuliah KKN dalam MBKM Riset. Pelatihan ini juga dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesiapan kerja siswa SMKN 1 Surakarta dengan menanamkan nilai-nilai learning agility. Kegiatan KKN MBKM Riset ini dibimbing langsung oleh dosen Fakultas Psikologi, Arista Adi Nugroho, S.Psi., M.M. Pelatihan yang dilakukan sesuai dengan rancangan modul kegiatan yang telah dibuat oleh Tim dan divalidasi oleh para ahli. 

Kegiatan pelatihan dimulai dari pemberian psikoedukasi singkat terkait learning agility beserta dimensi-dimensi learning agility, seperti mental agility, people agility, change agility, dan result agility. Setelah kegiatan psikoedukasi singkat, dilakukan serangkaian kegiatan-kegiatan pelatihan interaktif yang mengasah kemampuan siswa dalam berpikir kritis, bekerja sama, dan beradaptasi. Untuk menjaga fokus siswa selama kegiatan, dilakukan juga sesi games sebagai ice breaking. Selama kegiatan berlangsung, siswa terlihat sangat antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan pada setiap sesi.

Tujuan dilakukannya kegiatan pelatihan ini adalah untuk menanamkan pemahaman siswa terkait pentingnya learning agility dalam mempersiapkan diri untuk menghadapi dunia kerja yang lebih dinamis. Kegiatan pelatihan ini mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah, khususnya Drs. Siaga Purnomo selaku kepala sekolah SMKN 1 Surakarta yang telah memberikan izin kepada kelompok KKN MBKN Riset Fakultas Psikologi untuk melakukan kegiatan ini, serta Diyah Setyaningrum, S.Pd., selaku WK.4 bidang hubungan masyarakat dan industri SMKN 1 Surakarta, atas bimbingan dan kesediaannya dalam berkoordinasi terkait pelaksanaan kegiatan pelatihan ini.

Melalui pelaksanaan program KKN MBKM Riset ini, diharapkan siswa SMKN 1 Surakarta mampu mengembangkan keterampilan-keterampilannya, tidak hanya hardskill, tetapi juga softskill seperti kemampuan kognitif dan psikologis untuk kesiapan kerja yang lebih matang sehingga dapat menghasilkan sumber daya yang kompeten.

 Editor : Tim Humas Fakultas Psikologi UNS

Bagikan:

Facebook
X
LinkedIn
WhatsApp

Berita Terkait